Postingan

Welding Inspection Methods (Metode Inspeksi Pengelasan)_Surya Akyang B

Gambar
  Welding Inspection Methods (Metode Inspeksi Pengelasan) Pengertian Metode inspeksi pengelasan adalah serangkaian teknik dan prosedur yang digunakan untuk memeriksa kualitas sambungan las. Tujuannya untuk memastikan bahwa sambungan memenuhi spesifikasi teknik, standar keamanan, serta kriteria penerimaan yang ditentukan. Metode inspeksi terbagi menjadi dua kelompok besar: Destructive Testing (DT) → pengujian yang merusak benda uji. Non-Destructive Testing (NDT) → pengujian tanpa merusak sambungan las. Visual Inspection (Pemeriksaan Visual) Ini adalah metode inspeksi paling sederhana dan paling sering dilakukan. Pemeriksa menggunakan mata atau alat bantu seperti kaca pembesar, welding gauge, atau boroscope untuk menilai tampilan luar sambungan. Hal yang diperiksa: Kesesuaian bentuk dan ukuran las. Adanya undercut, overlap, spatter, atau retak permukaan. Penyimpangan posisi atau distorsi pada sambungan. Kelebihan: cepat, murah, dan mudah diterapkan di lapan...
Gambar
  1. Pengertian Additive Manufacturing Additive Manufacturing (AM) atau Manufaktur Aditif adalah proses pembuatan benda tiga dimensi dengan cara menambahkan material lapis demi lapis berdasarkan model digital. Berbeda dengan manufaktur subtraktif (seperti pemotongan atau penggilingan) yang menghilangkan material untuk membentuk produk, manufaktur aditif menambah material hanya di area yang dibutuhkan. Teknologi ini memungkinkan pembuatan bentuk yang kompleks, ringan, dan dapat disesuaikan (customized) sesuai kebutuhan pengguna. 2. Klasifikasi Additive Manufacturing Menurut ASTM F42 Committee , proses manufaktur aditif dibagi menjadi tujuh kategori utama , yaitu: Vat Photopolymerization (contoh: SLA, DLP) Material Extrusion (contoh: Fused Deposition Modeling atau FDM) Material Jetting Binder Jetting Powder Bed Fusion (contoh: SLS, SLM, EBM) Sheet Lamination Directed Energy Deposition (DED) Setiap metode memiliki bahan, teknik, serta karakteristik ...